Teringat masaku
Kala temanku memanggil dan mengajakku bermain
Menarik diriku yang belum mengerti tentang dunia
Ada dunia kecil yang rotasinya mengganggu tidur siangku
Kumpulan bocah bermain layangan
Kumpulan bocah bermain bola
Atau kumpulan bocah memanjat pohon jambu depan rumah
Tawa kumpulan bocah pecah kala tali layangan putus
Pecah kala bola lewat diantara dua sendal lusuh
Dan tawa pecah kala tangan ibu membelai kupingku
Polos diantara hitam dan putih
Kumpulan bocah tak mengenal jingga atau merah muda
Lembar seratus cukup untuk buat mereka bungkam
Dan kenyang kembali ke rumah
Tentara berperang
Adalah kumpulan bocah dengan senapan
Ibu-ibu arisan
Adalah kumpulan bocah dengan kocokan dan uang buatku makan
Pengamen di jalan
Adalah kumpulan bocah dengan studio di perempatan jalan
Kumpulan bocahku
Aku rindu tuk cerita tentang duniaku
Tentang kumpulanku sekarang
Bocah-bocah seberang lautan
Kumpulan bocah dengan alang-alang disaku
Dengan pelepah pisang mereka siap perang
Kumpulan bocah berkulit legam
Dengan layangan mereka siap terbang
aku pulang
telah lewat jam sembilan
dan sapu lidi ibu tukku mengerang
DIarsipkan di bawah: PUISI